Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos - Keberadaan Cagar Budaya yang berada di Desa Cikedokan, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, masih terus dilestarikan hingga kini, Cagar budaya tersebut juga menjadi pusat kesenian dan budaya, Kabupaten Bekasi, pada setiap bulannya di Cagar Budaya Saung Ranggon digelar kegiatan pentas seni budaya kegiatan tersebut menampilkan ragam seni budaya Bekasi, diantaranya, tari topeng, tari ujungan ,yang merupakan seni budaya asli Kabupaten Bekasi.
Menurut Juru Kunci Cagar Budaya Saung Ranggon, Sri dan Asdi Sutardi, Saung Ranggon ada sejak abad ke 16, dan dilestarikan keberadaannya oleh turun temurun, pada tahun 1940 setelah meninggal dunianya ibu dari Sri dan Asdi Sutardi, digantikan oleh Abdul Tholib kakak nya, hingga tahun 1975 beliau meninggal dunia, hingga sekarang juru kunci Saung Ranggon di pegang oleh Sri dan Asdi Sutardi.
“pada setiap bulan di saung ranggon diadakan kegiatan pentas seni budaya, yang kerap kali dihadiri oleh, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, serta Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Bekasi, H. Ir Ikhsan Suwandi, dalam kegiatan bulanan di saung ranggon diadakan berbagai macam kegiatan dan pentas seni, saya berharap cagar budaya saung ranggon akan terus dilestarikan kebreadaannya”ujarnya.
Selain menjadi pusat kegiatan seni budaya, Cagar Budaya Saung Ranggon, yang berada di Desa Cikedokan, menjadi tempat penyimpanan benda benda pusaka, berupa keris dan benda pusaka lainnya, Saung Ranggon dibangun oleh salah satu keturuanan pangeran jaya Kerta pada abad 16. Semoga Cagar Saung Ranggon yang menjadi warisan budaya leluhur dapat dikembangkan dan dilestarikan keberadaannya, sehingga menjadi Cagar Budaya kebanggan Kabupaten Bekasi, seperti cagar budaya lainnya. (Maksum SN)
