Kediri, Bekasi Raya Pos - Detik-detik jelang hari raya Imlek bagi etnis keturunan Tionghoa, perlu diapresiasi positif dalam perspektif budaya bukan berarti mengaminkan budaya asing melebur dengan budaya lokal, tetapi kemajemukan Warga Negara Indonesia dalam ruang lingkup sosial kemasyarakatan.
Sejumlah warga keturunan etnis tionghoa dari berbagai agama, baik Islam ,Kristen ,Hindu maupun Budha, dikunjungi oleh rombongan Kodim Kediri yang dikomandani langsung oleh Dandim Kediri, Letkol Inf Purnomosidi ,hari kamis ini sejak pagi tadi hingga sore ini. Pada lawatan terakhirnya, rombongan Kodim Kediri berkesempatan menemui langsung salah satu pengurus BAMAG (Badan Musyawarah Antar Gereja) Kota Kediri.
“Saat ini sebagian masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Kediri, mulai mempersiapkan diri untuk merayakan hari raya Imlek, bukan berarti hari raya itu haram bagi umat agama lain, karena hari raya tersebut bagian dari budaya anak bangsa yang sudah menyatu sejak turun temurun” ungkap Budi Dharma, salah satu pengurus BAMAG Kota Kediri, yang juga warga keturunan Tionghoa, Kamis 04 Februari 2016.
Rombongan yang terdiri dari Dandim Kediri Letkol Inf Purnomosidi, Kasdim Kediri Mayor Arh Trijaka Ruhiyatna, Pasi Ops Kodim Kediri Kapten Arm Nur Solikin, Pasi Ter Kodim Kediri Kapten Inf Suliyono, Pasi Log Kodim Kediri Kapten Czi Muklasin dan Pasi Pers Kodim Kediri Kapten Inf Yanis Prasetyo, sejak pagi tadi mulai mengunjungi satu persatu beberapa tokoh agama yang ada di Kediri ,untuk menyikapi kondisi teraktual dan terkini, akibat kesalahpahaman dari suatu penafsiran maupun adanya oknum-oknum tertentu yang ingin memecah belah Persatuan dan Kesatuan yang ada di Indonesia pada umumnya dan Kediri pada khususnya.
“Inti dari kunjungan kami (Kodim Kediri) untuk mempererat jalinan kekeluargaan lintas etnis dan agama, tanpa harus mempersoalkan budaya yang dilakukan secara rutin harian, bulanan bahkan tahunan sekalipun, karena budaya itu sendiri sudah ada ,jauh sebelum nenek buyut kita lahir, sekaligus saya ucapkan Gong Xi Fa Cai, bagi masyarakat Kediri yang merayakan Tahun Baru Imlek” kata Letkol Inf Purnomosidi.(Delta Tujuh)