Kediri, Bekasi Raya Pos - Hujan deras diiringi suara petir menggelegar ditambah angin kencang pada malam hari kemarin (rabu), sempat membuat panik warga Desa Maduretno Kecamatan Papar Kabupaten Kediri. Diperkirakan puting beliung terjadi sekitar jam 8 - 9 malam, untuk kepastian waktunya tidak bisa ditentukan, dikarenakan begitu banyak versi dari informasi warga sekitar, tentang munculnya puting beliung tersebut, kamis 11 februari 2016.
Sejak malam kemarin, sekitar jam 11 malam hingga hampir jelang subuh, Koramil 16/Papar bersama masyarakat sekitar, melakukan pembersihan kanan kiri jalan disekitaran lokasi terjadinya puting beliung.
Dari konfirmasi resmi oleh Danramil Papar Kapten Inf Tafsir, dari berita miring yang sempat beredar di masyarakat, tentang terjadinya suara letusan yang diakibatkan seorang polisi menembak seorang perampok, tetapi yang sebenarnya adalah suara ban pecah dari truk pengangkut kelapa dan tidak terjadi kecelakaan apapun di sekitar lokasi terjadinya puting beliung. Ban truk pengangkut kelapa tersebut pecah ,dekat dengan rumah Kaur Pembangunan Desa Maduretno, itupun bukan akibat diterjang oleh angin puting beliung.
Sejak pagi tadi Koramil Papar mendapat support bantuan personil dari Koramil 17/Purwoasri dan Koramil 23/Kunjang serta Polsek Papar, untuk membersihkan sisa-sisa dampak terjangan angin puting beliung.
Dari keterangan Kapten Inf Tafsir di lapangan, tidak ada korban jiwa akibat musibah angin puting beliung tersebut, sedangkan korban luka-luka 12 orang warga sekitar, hanya luka kecil akibat serpihan benda kecil yang melayang, dan malam kemarin langsung mendapat perawatan di Puskesmas Papar.
Kerusakan akibat terjangan angin puting beliung tersebut tidak sebegitu parah, hanya sebagian genteng rumah milik warga hancur berantakan, ditambah beberapa pohon tumbang dijalanan dan dekat pemukiman warga. Berkaitan dengan listrik padam kemarin malam, pihak PLN sudah memberi konfirmasi bahwa memang dilakukan pemadaman listrik sementara, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, sedangkan kabel yang putus didekat SDN Maduretno, saat terjadinya angin puting beliung tersebut bukan kabel listrik ,melainkan kabel telepon.
Kondisi saat berita ini diturunkan ,aktifitas keseharian warga sudah nampak berjalan normal. Jalan-jalan sudah bisa dilewati mobil ataupun kendaraan bermotor seperti biasanya.(Delta Tujuh)