Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Sistem Tanam Padi Legowo di Harapkan Hasil Panen Melimpah

Jumat, 25 April 2014 | April 25, 2014 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:35:42Z
Cibarusah,Bekasi Raya Pos

Petani Kecamatan Cibarusah pada musim Tanam kali ini sangat berharap hasil panennya bisa melimpah. Usaha yang dilakukan para Petani dan Petugas Penyuluh Lapangan di Kecamatan Cibarusah adalah dengan menggunakan cara atau sistem tanam padi tandur jajar Legowo Dua Sisipan, cara tanamnya sangat sederhana setiap dua Baris diberi jarak sekitar 40 sampai 50 Cm dengan terlebih dahulu dibuat garis agar lajur tanaman padinya lurus, juga harus diatur per-rumpunnya hanya dua sampai Tiga pohon padi.


Dengan system tanam padi tandur jajar Legowo dua Sisipan, cahaya Matahari akan menyinari secara merata, dengan sistem tanam seperti itu petani dapat menghemat pupuk setiap hektarnya, yang tadinya penggunaan Pupuk setiap hektar 4,5 Kwintal dalam dua kali pemupukan, sekarang ini hanya 3,5 Kwintal Pupuk per-hektar. Dengan sistem tanam seperti itu diharapkan hasil panennya meningkat, dengan modal yang dikeluarkan jadi minim.



Seperti yang dilakukan Kelompok Tani Sri Rahayu yang diketuai H. Ihyar dan Timbul Makmur oleh Ujun di Desa Ridogalih Kecamatan Cibarusah, Dua Kelompok Tani tersebut menggunakan Sistem Tandur Jajar Legowo Dua Sisipan seluas 12 hektar.



Ketua Kelompok Tani Sri Rahayu H. Ihyar menjelaskan pada Bekasi Raya Pos belum lama ini bahwa sistem Tanam Padi Tandur Jajar Legowo Dua Sisipan tersebut sudah menjadi kebutuhan bagi dua Kelompok ini, sebab hasilnya telah terbukti, diwaktu musim kemarau kemarin atau yang disebut tanam padi Gadu dan hasilnya sangat memuaskan, Alhamdulillah tambahnya pada musim tanam kali ini ada beberapa Petani yang tertarik dan melakukan hal yang sama dengan kelompok Kami.


Ir. Toto Sukarta Kepala UPTD Pertanian Wilayah 5 dan Rohman BadruZaman, mengatakan bahwa Tandur jajar legowo ini menurut pengamatan dari lapangan karena didapat produksi tertinggi padi hanya ada disekitar pematang/Galengan sawah, sedangkan dibagian tengah sawah hasil produksi padinya berkurang atau hasilnya tidak merata, kenapa yang subur hanya disekitar pematang saja sebab antar pematang itulah yang memisahkan antar tanam padi dan sinar mataharinya penuh atau cukup, kalau begitu agar hasilnya bisa merata, maka melalui rekomendasi BPTP (Balai Penelitian Tanaman Pangan) tandur jajar legowo ini diterapkan pada para petani.

Tandur jajar legowo itu ada 2,4,6,8 dan 10, legowo dua sisipan ini yang dianjurkan, yang tadinya memakai pola tandur jajar biasa jaraknya 25 kali 25, dengan legowo dua sisipan yaitu dua  ditambah sisipan dan jaraknya 25 kali 12,5 dan setiap dua jajar diberi jarak 40-50 cm, sehingga sinar matahari tembus dan merata menyinarinya, saat pemupukan dan penyemprotan pun lebih mudah dan efektif, bahkan dalam pembibitan umur benih hanya 11-18 hari setelah sebar, benih Padinya per Hektar 15-20 Kg, dan tanam padinya per satu rumpun 1-2 batang akan berkembang/beranak 22 sampai 40 batang per rumpun, pupuk yang di pergunakan dalam per hektar pupuk Organik minimal 2 ton kenapa harus pakai pupuk Organik sebab pupuk ini kegunaannya untuk perbaikan Struktur dan tektur tanah, NPK 300 Kg dan Urea 100 Kg, kesimpulannya dengan Tandur jajar Legowo maka akan didapat ; 1. Efektifas peningkatan Produksi, 2. Memudahkan Pemeliharaan ; a, Pengendalian hama dan Penyakit, b, Pengendalian Gulma dan, c. Pemupukan.  
       

Rohman BadruZaman sebagai penyuluh menuturkan dengan tandur jajar legowo dua sisipan ini untuk meningkatkan produksi Beras Nasional tahun 2014 yang mencapai 10 juta Ton, sebenarnya tinggal ada kemauan dari para petani, Pemerintah Pusat dan daerah terus mengucurkan bantuan  bagi para petani dan kami dari UPTD Pertanian terus berupaya untuk membantu para petani, agar mendapatkan hasil panen padi menjadi maksimal dan meningkat.


Camat Cibarusah Drs. Imam Santoso, MM. sangat berharap agar para petani cibarusah terus berupaya untuk meningkatkan hasil Panennya, dengan mengikuti cara tanam padi yang benar, yang telah diintruksikan oleh para penyuluh pertanian.    (Ags)
×
Berita Terbaru Update