Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Dinas Kebersihan Kabupaten Bekasi siap menerima Kritikan

Selasa, 08 Oktober 2013 | Oktober 08, 2013 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:36:25Z
Cikarang Pusat, Bekasi Raya Pos

Keberadaan tempat penampungan tinja di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Bekasi belakangan ini dikeluhkan warga sekitarnya karena menyebarkan bau tak sedap. apalagi, mesin peleburan tinja di Desa Muktiwari, tidak berfungsi.


Sehingga setiap orang yang lalu lalang di tempat itu harus menutup hidung agar tidak mencium aroma tak sedap yang bisa menimbulkan penyakit., bosan dengan sikap dinas yang tak kunjung memperbaiki mesin pelebur tinja yang tidak berfungsi sejak 7 bulan lalu.



Kepala Dinas Kebersihan Dra. Dewi Tisnawati,M.si  ketika ditemui diruang kerjanya Bekasi Raya Pos mengatakan “ Saya  sudah mengetahui hal itu, dan akan dilakukan perbaikan mesin pegolahan lumpur tinja dan sekaligus dengan bangunan yang sudah lama tidak berfungsi akan di  perbaiki tentunya dengan bertahap “Ucapnya.



Dikatakannya lagi mengenai pembuangan sampah yang ada di burangkeng Kecamatan Setu juga dalam tahap pembenahan tandasnya.


Menangani problem sampah di Kabupaten Bekasi, Pemerintah Daerah bisa  segera membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah utara, sehingga tidak hanya mengandalkan satu-satunya TPA yang ada, yaitu  di Setu atau di bagian selatan Kabupaten Bekasi.
Kondisi TPA di Setu sendiri saat ini, sebut Kepala Bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, sebenarnya masih bisa ditata ulang sehingga masih bisa menampung pembuangan sampah untuk beberapa waktu kedepan. 


“Masih ada lahan sekira dua hektaran yang bisa ditata ulang untuk pembuangan sampah,” ungkap Dodi. 


Penataan ulang TPA di Burangkeng, Setu itu, sebut Dodi, antara lain dengan membagi lokasi menjadi dua , yakni untuk sampah pasar dan sampah industri. 


Namun untuk jangka waktu beberapa tahun ke depan, pembangunan TPA baru, sebut Dodi, memang harus diupayakan. Keinginan masyarakat, termasuk pedagang, agar TPA baru nantinya dibangun di wilayah Utara, menurut  Dodi menjadi masukan bagi pemerintah daerah, khususnya Bidang Kebersihan yang ditanganinya.  

Pembangunan TPA di wilayah utara, sebut sejumlah pedagang pasar induk Cibitung, untuk mengimbangi TPA yang ada di utara sehingga bisa mengurangi antrean yang sering terjadi di TPA Burangkeng, Kecamatan Setu.tandasnya.(Fadil )

×
Berita Terbaru Update