Cikarang Pusat, Bekasi Raya Pos
Keberadaan tempat penampungan tinja di Desa Muktiwari, Kecamatan Cibitung, Bekasi belakangan ini dikeluhkan warga sekitarnya karena menyebarkan bau tak sedap. apalagi, mesin peleburan tinja di Desa Muktiwari, tidak berfungsi.
Sehingga setiap orang yang lalu lalang di tempat itu harus menutup hidung agar tidak mencium aroma tak sedap yang bisa menimbulkan penyakit., bosan dengan sikap dinas yang tak kunjung memperbaiki mesin pelebur tinja yang tidak berfungsi sejak 7 bulan lalu.
Kepala Dinas Kebersihan Dra. Dewi Tisnawati,M.si ketika ditemui diruang kerjanya Bekasi Raya Pos mengatakan “ Saya sudah mengetahui hal itu, dan akan dilakukan perbaikan mesin pegolahan lumpur tinja dan sekaligus dengan bangunan yang sudah lama tidak berfungsi akan di perbaiki tentunya dengan bertahap “Ucapnya.
Dikatakannya lagi mengenai pembuangan sampah yang ada di burangkeng Kecamatan Setu juga dalam tahap pembenahan tandasnya.
Menangani problem sampah di Kabupaten Bekasi, Pemerintah Daerah bisa segera membangun Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah di wilayah utara, sehingga tidak hanya mengandalkan satu-satunya TPA yang ada, yaitu di Setu atau di bagian selatan Kabupaten Bekasi.
Kondisi TPA di Setu sendiri saat ini, sebut Kepala Bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, sebenarnya masih bisa ditata ulang sehingga masih bisa menampung pembuangan sampah untuk beberapa waktu kedepan.
Kondisi TPA di Setu sendiri saat ini, sebut Kepala Bidang Kebersihan Kabupaten Bekasi, Dodi Agus Supriyanto, sebenarnya masih bisa ditata ulang sehingga masih bisa menampung pembuangan sampah untuk beberapa waktu kedepan.
“Masih ada lahan sekira dua hektaran yang bisa ditata ulang untuk pembuangan sampah,” ungkap Dodi.
Penataan ulang TPA di Burangkeng, Setu itu, sebut Dodi, antara lain dengan membagi lokasi menjadi dua , yakni untuk sampah pasar dan sampah industri.
Namun untuk jangka waktu beberapa tahun ke depan, pembangunan TPA baru, sebut Dodi, memang harus diupayakan. Keinginan masyarakat, termasuk pedagang, agar TPA baru nantinya dibangun di wilayah Utara, menurut Dodi menjadi masukan bagi pemerintah daerah, khususnya Bidang Kebersihan yang ditanganinya.
Pembangunan TPA di wilayah utara, sebut sejumlah pedagang pasar induk Cibitung, untuk mengimbangi TPA yang ada di utara sehingga bisa mengurangi antrean yang sering terjadi di TPA Burangkeng, Kecamatan Setu.tandasnya.(Fadil )
