Drs. H. Kosasih, Kepala Dinas Primdagkop dan UKM Kabupaten Bekasi, didampingi Tato Catur H berseta rombongan, saat mengadakan kunjungan kerja ke Pasar Tarumajaya, mengatakan betapa pentingnya pasar bagi warga masyarakat.“Pasar berperan dalam menemukan permintaan konsumen, menyederhanakan perbedaan pandangan antara konsumen dan produsen, dan memungkinkan individu-individu tersebut berinteraksi untuk membeli dan menjual barang atau jasa,” ujarnya.
Oleh karena itu pasar mempertemukan permintaan dan penawaran. Tingkatkan kinerja pegawai pasar untuk pelayanan konsumen perlu dapat kenyamanan bagi pengunjung yang mau berbelanja ke pasar.
Sebagai aparatur Pemda Kabupaten Bekasi sudah seharusnya mendukung program kerja Bupati Bekasi dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan publik. “Semangat kekompakan pun harus terjaga untuk menghasilkan kinerja yang lebih baik,” ujar Kepala Dinas Primdagkop dan UKM Drs H Ahmad Kosasih.
Selaku kepala Dinas Pridagkop dan UKM, dia mengatakan akan membenahi pasar-pasar tradisional yang ada di Kabupaten Bekasi, supaya pasar menjadi pusat perbelanjaan yang mampu membangkitkan perputaran ekonomi. Sebab, Pemda Kabupaten Bekasi berkepentingan terhadap hal tersebut.
“Saya himbau kepada seluruh aparatur pasar supaya dapat menata pasar agar lebih baik lagi, serta adakan Jumat bersih di setiap pasar. Disiplin menjalankan tugas melayani masyarakat, patuh terhadap aturan dan pimpinan, sehingga kinerja jajaran pasar tertib dan teratur, masyarakatpun akan puas berkunjung ke pasar,” ujarnya.
Atang GWS, Kepala UPTD Pasar Babelan dan Pasar Tarumajaya, pun menyatakan untuk meningkatkan kualitas kerja seluruh staf jajarannya agar pasar nyaman dan tertib, dengan petugas yang disiplin dan patuh terhadap aturan.
“Pasar yang baik menjadi kenyamanan bagi warga pedagang dan pengunjung yang mau berbelanja, dan memberi nilai tambah bagi pedagang yang ada, juga meningkatkan hasil kerjasama untuk menambah hasil pendapatan daerah dan penyerapan tenaga kerja,” kata Atang.
Sementara itu Toto, Koordinator Pelaksana Pasar Tarumajaya menjelaskan, Pasar Tarumajaya masih dikuasai oleh pengembang. “Jika sudah diserahkan sepenuhnya kepada Pemda Kabupaten Bekasi, kami akan mengajukan perbaikan jalan utama pasar dan saluran air,” katanya.
Perlu diketahui, luas pasar Tarumajaya sekitar 2,1 Ha, sedangkan yang sudah dibangun sekitar 1 Ha. Jumlah kios dan los 473 unit, dan yang sudah terisi sekitar 273 unit. “Kami telah melakukan yang terbaik demi kenyaman pengunjung pasar. Betapa pentingnya pasar bagi warga mayarakat, mudah-mudahan Pasar Tarumajaya ini menjadi salah satu tujuan utama masyarakat pedagang dan pembeli untuk memenuhi kebutuhan mayarakat sehari-hari,” harapnya. (Agus)