Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Sosialisasi Sanitasi TotaL Berbasis Masyarakat Dinas Kesehatan Kab. Bekasi dan Puskersmas Cikarang Barat

Selasa, 29 Oktober 2019 | Oktober 29, 2019 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:32:40Z
Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos- Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, dan Puskesmas Cikarang Barat Kabupaten Bekasi, menyelenggarakan sosialisasi SanitasiTotal  Berbasis Masyarakat,  di desa telaga murni, cikarang barat, rabu, 30 Oktober 2019, bertempat di aula desa.
Acara tersebut di hadiri oleh, Ketua RT dan RW, linmas serta undangan lainnya, yang dipandu oleh Ibu ani, Kasie Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Bekasi, serta  Bpk UU Haerudin, perwakilan dari Puskesmas  Cikarang Barat, sebagai Nara Sumber,  acara di buka oleh staf Kesra , Desa Telaga Murni Ghozal.

Pembicara pertama adalah Ibu ani, yang menjelaskan kebersihan lingkungan, dimulai dengan sanitasi total berbasi mayarakat, dengan cara menjaga lingkungan yaitu membuang air besar pada tempatnya (WC), tidak sembarangan, yang berdampak akan merugikan kesehatan masyarakat.

“kita harus menstop buang air besar sembaranagan, karena kita harus membuat tempat pembuanagan  air besar dirumah kita masing – masing, sehingga lingkungan tidak tercemar oleh limbah yang disebabkan sembaranagan membuang air besar, karena limbah yang dibuang sembarangan, akan di hinggapi oleh lalat dan akan mencemari makanan di lingkungan kita, sehingga akan muncul penyakit Diare yang disebabkan oleh lalat yang hinggap dari limbah manusia tersebut ke makanan kita”ujarnya.


Sementara itu , Bpk UU Hearudin, Staf Puskesmas Cikarang Barat, kepada Bekasi Raya Pos “ mengatakan Merubah Prilaku  masyarakat dengan lima pilar sanitasi total berbasis masyarakat (STBM), Pilar Pertama yaitu stop buang air besar dembarangan, pilar ke dua cuci tangan sampai kuku, pilar kedtiga  air bersih dan makanan, pilar ke empat, sampah rumah tangga, pilar ke lima sampah rumah tangga, dengan tujuan agar desa telaga telaga murni, bebas buang air besar sembarangan jadi tidak ada lagi mastyarakat membuang air besar di kebon, lapangan dan kali.”ujarnya.


Masih Kata, Bpk UU, di desa telaga murni masih ada sekitar 15 persen masyarakat dari total 42 ribu warga yang masih melakukan prilaku buang air besar sembarangan, akan tetapi pihak dinas kesehatan dan puskesmas akan terus berupaya mensosialisasikan STBM, sehingga  desa telaga murni bebas dari BABS (buang air besar sembarangan). Tambahnya.(denni)
×
Berita Terbaru Update