Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Silaturrahmi dan Musyawarah Akbar Majelis Pergerakan Rakyat (MPR) Bekasi

Jumat, 05 Februari 2016 | Februari 05, 2016 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:34:14Z
Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos - Bertempat di ex material Andi Jaya, samping Puskesmas Warung Bongkok, Rt.01/01, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, masyarakat menghadiri  Silaturrahmi dan Musyawarah Akbar, Majelis Pergerakan Rakyat (MPR), Bekasi. Pada hari Jum’at 5 Februari 2015. Dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda, Ketua DKM, Majelis Taklim, Kepala Dusun dan RT, RW Desa Telaga Murni, serta masyarakat. 

Acara Silaturrahmi dan Musyawarah Akbar.  Majelis Perjgerakan  Rakyat (MPR) Bekasi, dihadiri juga oleh Tokoh Pemuda Kabupaten Bekasi, diantaranya H.Sunaryo dan DR Munawar Fuad, yang ikut prihatin menimpa masyarakat Desa Telaga Murni, dengan pembangunan pabrik baja di lingkungan masyarakat, yang menganggu ketenangan dan kenyaman warga.

“Saya telah berkunjung keluar negeri diantaranya di Negara China, Jepang dan Korea, tidak ada pabrik baja ditengah masyarakat, namun baru saya temui pembangunan pabrik baja di tengah lingkungan masyarakat, yaitu di Kabupaten Bekasi”ujar DR. Munawar Fuad.



Perjuangan masyarakart Desa Telaga Murni, melalui BPD dan Seluruh masyarakat, hingga saat ini belum ada titik temu, mengenai penolakan masyarakat untuk  memindahan PT. GG peleburan baja , yang berada ditengah tengah masyarakat Desa Telaga Murni dan Desa Sukadanu. Pembentukan   MPR Bekasi, guna untuk terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, untuk memperjuangkan kedailan.

Menurut Isa Amshori,  perwakilan Majelis Pergerakan Rakyat (MPR) Bekasi, mengatakan “ Perjuangan masyarakat untuk penolakan PT GG, pabrik pelebur baja, terus diperjuangan, walau telah tiga tahun namun hingga saat ini tetap berjuang untuk pemindahan pabrik baja yang berada di tengah-tengah masyarakat, karena keberadaan pabrik tersebut tidak mendapat izin dan masyarakat Desa Telaga Murni, menolak pembangunan pabrik peleburan baja di tengah masyarakat”ujarnya.

Selanjutnya Isa menuturkan “Dibentuknya  MPR Bekasi ini, sebagai perpanjangan tangan dari aspirasi masyarakat yang terus berjuang menolak pembangunan pabrik baja, dulu kami hanya sebatas masyarakat desa telaga murni, akan tetapi sekarang kami lebih luas lagi ketingkat Kabupaten untuk bersama-sama masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk memperjuangakan keadilan bagi masyarakat”ungkapnya.

Sementara itu Ketua Majelis Pergerakan Rakyat (MPR) Bekasi, H. Abdul Malik,  dalam orasinya   mengatakan," akan terus berjuang untuk menolak pembangunan pabrik baja, demi masyarakat desa telaga murni, karena masyarakat telah banyak menderita akibat dampak pembangunan pabrik peleburan baja, yang berada di tengah-tengah masyarakat”tandasnya.


Acara Deklarasi Majelis Pergerakan Rakyat (MPR) Bekasi, ditutup dengan pembacaan deklarasi dan penandatangan oleh yang hadir dalam cara tersebut. Acara dimulai pukul 14.00 Wib Hingga Selesai, berjalan dengan aman dan tertib.(JK)
×
Berita Terbaru Update