Kediri, Bekasi Raya Pos - Kehadiran doktrin-doktrin yang cenderung membawa misi perpecahan dan pengrusakan dari keberagaman yang ada di Indonesia perlu ditindaklanjuti. Dengan cara persuasif ,Koramil 17/Purwoasri mengadakan wawasan kebangsaan kepada sejumlah siswa siswi MAN Purwoasri, kendati bersifat mendadak dan sebelumnya sama sekali tidak beragenda sama sekali.
“Keberagaman yang ada di Indonesia adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun atau dari kelompok manapun. Sejak pertama kali negara ini didirikan oleh Para Bapak Bangsa, dalam konsepnya tidak sedikit termuat baik dalam peraturan maupun perundang-undangan yang menonjolkan satu kelompok atau golongan tertentu” kata Danramil Purwoasri Kapten Inf M. Yunus kepada sejumlah siswa siswi MAN Purwoasri.
“Doktrin-doktrin yang saat ini beredar dan berkeliaran serta cenderung membawa misi perpecahan dan pengrusakan falsafah yang selama ini dipegang tegung oleh bangsa ini,
Perlu diwaspadai dan harus ditolak mentah-mentah” lanjut Kapten Inf M. Yunus, Senin 22 Februari 2016.
Usai memberikan wawasan kebangsaan kepada sejumlah siswa siswi MAN Purwoasri, Kapten Inf M.Yunus membagi-bagikan angpauw kepada seluruh siswa-siswi, khususnya yang berada di Kelas 12 (Kelas 3 MAN).
“Angpauw ini saya berikan bukan mengajari suap menyuap, tetapi sekedar mendorong motivasi mereka dalam berpikir dan bertindak serta melebarkan pandangan mereka seluas mungkin tanpa terisolasi sama sekali” jelas Kapten Inf M. Yunus.(Delta Tujuh)