Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos - Satukan Hati Membangun Desa Cikedokan Masyarakat Yang Islami, merupakan thema yang diangkat pada peringatan mauled Nabi Muhamad SAW 1437 H, Desa Cikedokan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, yang bertempat di Kantor Desa Telanjung. Acara tersebut dihadiri oleh orang nomer satu Kabupaten Bekasi, Dr. hj Neneng Yasin Hasanah.
Hadir juga dalam acara tersebut, Camat Cikarang Barat, Rahmat Atong, S.stp. MM, Kepala Desa Cikedokan, H. Gorin Santoso, Kapolsek cCkarang Barat, Danramil , tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuka Agama, Ibu-ibu Majelis Taklim, Warga Masyarakat Desa Cikedokan, Staf Desa dan Perangkap Desa , RT, RW dan Kepala Dusun Desa Cikedokan. Acara peringatan Maulid Nabi Muhamad SAW, diisi dengan kesenian marawis dan qosidahan, serta siraman rohani oleh penceramah Zaki Mudori, dengan thema ceramah sholawat membawa nikmat.
Dalam Kata Sambutannya, Kepala Desa Cikedokan, H, Gorin Santoso mengatakan ” Saya berharap kepada masyarakat Desa Cikedokan, agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, dan juga menjaga kemananan lingkungan, agar Desa Cikedokan menjadi desa yang bersih, aman dan tentram, apa lagi sekarang memasuki musim penghujan, oleh karena itu saya menghimbau kepada warga masyarakat dan aparatur desa RT dan RW, untuk selalau bergotong royong untuk membersihkan lingkungan, dan selalu menggiatkan jumsih, yang menjadi program Pemda Kabupaten Bekasi, yang harus dilaksanakan oleh pemerintahn desa”ujarnya.
Selanjutnya H. Gorin juga menegaskan”agar masyarakat selalu waspada akan penyakit yang dating pada setiap musim hujan yaitu penyakit demam berdarah (DBD), yang ditularkan oleh nyamuk, untuk mengantisipasinya kita harus membersihkan tempat-tempat yang menjadi sarang nyamuk berkembang, yaitu parit parit, dan genangan air pada saat musim hujan , sehingga warga masyarakat Cikedokan terbebas dari penyakit DBD yang telah memakan korban”tegasnya.
Hal Senada juga dituturkan oleh Bupati Bekasi, Dr, Hj, Neneng Yasin Hasanah dalam sambutan tersebut menuturkan”Program Kebersihan , Ketertiban dan Keamanan (K3), untuk kebersihan lingkungan dan kenyaman lingkungan, oleh karena itu dengan adanya Tempat Pembunangan Akhir Sampah (TPA), yang hanya satu berlokasi di Burangkeng seluas 11 ha, tentunya masih kurang maksimal untuk menampung seluruh sampah dari Kabupaten Bekasi, insyah allah akan ditambah TPA, sehingga akan memaksimalkan pembunagn akhir sampah, untuk menciptakan Kabupaten Bekasi BERSINAR (Bersih, Sehat, Inovatif, Aman dan Religius, selain itu juga saya berpesan kepada masyarakat agar selalu menjaga lingkungan tetap bersih apa lagi sekarang musim hujan penyakit DBD dapat menyerang warga masyarakat, kalau lingkungan tidak bersih dan sehat, karena penyakit DBD disebarkan oleh nyamuk yang dapat berkembang biak jika lingkungan sekitar kita tidak bersih”ungkapnya. (Maksum SN)
