Tambelang, Bekasi Raya Pos
Usaha penggilingan padi yang dibuka oleh M.Ata, yang berada di Kp. Petecina, Rt 02/03 Desa Sukaraja, Kecamatan Tambelang, Kabupaten Bekas, pada setiap harinya tidak kurang dari lima kwintal gabah di giling, gabah tersebut berasal dari warga masyarakat sekitar desa Sukaraja.
Menurut M. Ata , usaha penggilingan padi yang dilakukan untuk menopang hidup keluarganya, dengan hasil dari penggilingan padi tersebut, setiap harinya dapat memenuhi kebutuhan keluarga.
“lumayan penghasilan penggilingan padi , dapat membantu perekonomian keluarga, untuk satu kwintal gabah yang di giling, saya mendapat lima liter beras, pada setiap harinya kurang lebih lima kwintal padi yang digiling disini”ujarnya
Lebih lanjut, Ata, yang pernah menjabat sebagi kaur di desa Sukaraja ini menuturkan “ usaha ini akan terus dipertahankan, walau tidak terlalu banyak hasil yang diraih, namun dengan penggilingan padi dapat menjadi usaha sebagai penambah penghasilan keluarga, dan penggilingan padi di kelolanya sendiri, tanpa karyawan hanya dibantu oleh anaknya.
“walau tidak banyak hasil, tapi alhamdulillah mencukupi untuk kebutuhan keluarga, untuk satu kwintal beras menghabiskan bahan bakar solar 1 liter, jadi jika ada lima kwintal padi yang digiling, maka membutuhkan solar sebanyak lima liter, dan penghasilan yang didapat dari penggilingan padi sebanyak 25 liter” tambahnya
Diatas tanah seluas kurang lebih 50 meter, usaha penggilingan padi milik M.Ata, dan telah dikenal masyarakat setempat untuk menggiling padi hasil panen, kebanyakan dari penggiling padi di tempatnya adalah setempat.
“saya berharap dapat mengembangkan usaha penggilingan padi ini, agar lebih besar lagi, seperti usaha-usaha penggilingan padi yang berada di Kabupaten Bekasi”tutupnya (Sarkum)
