Tambelang, Bekasi Raya Pos - Tingginya curah hujan pada bulan februari 2015, membuat tanaman padi milik petani Desa Sukajaya, Kecamatan Tambelang, terendam air, sehingga para petani mengalami kerugian.Petani mengalami kerugian sebanyak tiga kali tandur, karena setelah selesai tandur hujan datang sehingga sawah yang baru di Tanami padi terendan,membuat tanaman padi yang baru di tanam hanyut tergerus air yang membanjiri sawah.
Tanaman padi yang terndam air berlokasi di Kp.Pulo lord an Kp.pulo kidul, sehingga membuat para petani mengeuh kehabisan modal untuk membei bibit padi.
Menurut Sarmana petani asal desa Sukawijaya,Kecamatan Tambelang, musim penghujan dengan tingginya curah hujan membuat tanaman padi yang baru berumur seminggu ditanam terendam air dan rusak.
“baru seminggu tanaman padi yang saya tanam,tiba tiba datang hujan deras membajiri sawah sehingga tanaman padi yang baru senminggu saya tanam terendam air dan rusak”ujarnya
Hal senada juga dituturkan oleh Kepala Desa Sukawijaya, H.Harun, kepada Global Post mengatakan “sudah tiga kali para petani desa sukawijaya mengalami kerugian,karena setelah ditanam hujan datang,sehingga sawah terendam air,saya berharap kepada dinas pertanian Kabupaten Bekasi, untuk membantu member bantuan bibit padi kepada para petani, karena para petani telah kehabisan modal untuk membeli bibit padi”ujarnya
Sekdes Sukawijaya ,Onih juga prihatin dengan musibah yang dialami oleh para petani di desanya dan berharap agar Pemda segera member bantuan kepada para petani, agar bias kembali bercocok tanam, karena penghasilan masyarakat desa Sukawijaya,sebagian besar adalah petani dan buruh tani.
“saya mengharapkan Bupati Bekasi,mau memberikan bantuan bibit padi kepada para petani,agar para petani kembali dapat bercocok tanam”tandasnya (RED)
.png)