Sukarukun, Bekasi Raya Pos
Budaya gotong royong yang mulai hilang di kalangan masyarakat, kini tengah di tingkatkan lagi di Desa Sukarukun,Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi,karena budaya gorong royong nerupakan budaya warisan dari nenek moyang yang menjadi icon bangsa Indonesia tempo dahulu.Menurut Kepala Desa Sukarukun budaya gotong royong (Kerja bersama-sama),sangat baik dan bermanfaat, selain dengan bergotong toyong kita melakukan pekerjaan dengan ringan, tetapi juga gorong royong menjadi ajang silaturrahmi,antar sesame warga.
“dalam bergotong royong kita dapat bertemu sesama warga, dan berslilaturrahmi karena kesibukan aktifitas seharai-hari warga jarang bertatap muka, maka dengan adanya kerja gotong royong ini, diharapkan terjalin silaturrahmi dan kebersamaan antar waga”ujar kades.
Dalam rangka untuk program K3 (Kebersihan,Keamana dan Ketertiban),Kepala Desa Sukarukun bersama staf desa, RT.RW dan Kadus, minggu 14 September 2014, gotong royong bersama untuk membersihkan lingkungan desa Sukarukun.Sepanjang jalan Raya Desa Sukarukun,got yang penuh lumpur dan sampah sampah yang berselerakan dibersihkan, guna menjaga lingkungan agar bersih dan sehat.
Desa Sukarukun terdiri dari 33 RT,7 RW dan 3 Dusun,akan selalu menjalankan program K3 (Keberdsihan,Keamanan dan Ketertiban),oleh karena itu warung-warung yang dinilai menggangu ketertiban dan keindahan pada gotong royong tersebut ditertibkan,karena keberadaan warung berada di atas got disepanjang Jl.Raya Desa sukarukun, karena dinilai dapat mengganggu K3.
Kepada Bekasi Raya Pos, Maru’p Soupani, Kepala Desa Sukarukun mengatakan”kepada seluruh masyarakat pemerintahan desa selalu menghimbau, agar selalu menjaga ,Kebersihan,Keteriban,dan Kemananan, juga menjaga keindahan lingkungan agar desa suka rukun menjadi desa yang bersih dan rapih serta sehat”ujarnya.
Selanjutkan Kepala Desa menututkan, selain gotong royong royong membersihkan lingkungan,pada setiap jum’at ,seluruh sraf dan parat pemerintahan desa lainnya juga wajib untuk mengikuti program Penda Kabupaten Bekasi, yaitu Jumsih (Jum’at bersih).
“program jumsih (Jum’at bersih), akan terus diterapkan di desa Sukarukun, karena itu merupakan program Pemda Kabupaten Bekasi dan Kecamatan Sukatani,saya beserta staf dan aparatur desa juga masyarakat desa sukarukun akan melaksanakan program K3 dan Program Jumsih”katanya.
Gotong royong untuk membersihkan lingkungan dan pedagang yang menganggu keindahan dan ketertiban lingkungan ,berjalan penuh semnagat, RT ,RW dan Kadus hadir diacara gotong royongmyang juga dibantu masyarakat setempat.
Gotong royong berjalan dengan penuh semangat dibawah pimpinan kepaala desa yang ikut terjun langsung untuk bekerja gotong royong membersihkan lingkungan,dari sampah dan yang mengaanggu keindahan lainnya.
Dengan cangkul, sekup sapu dan peralatan lainnya,Nampak kepala desa juga turut mencakul dan memotong rumput untuk membersihkan lingkungan di sepanjang Jalan Raya desa Sukarukun.
Salah satu Rt disela-sela gotong royong mengatakan “ saya bangga punya pimpinan yang mau turun langsung memimpin anak buah untuk bergotong royong dan ini menjadi contoh bagi kami, jadi pemimpin (Kepala Desa), jangan hanya bisa merintah tapi juga turut serta dalam bekerja”ujarnya ( JT)
