Kota Bekasi, Bekasi Raya Pos
Kekosongan pimpinan yayasan Bani Saleh yang ditinggalkan alm Yuslam Chaniago yang telah meninggal tanggal 26 April 2014 lalu, kekosongan pimpinan tersebut saat ini telah terisi dengan dikukuhkannya H. Asep Suandi. SE. Ak. MM, menjadi ketua organ pengurus Yayasan Bani Saleh, dengan SK pengangkatan No.6/KPTS-YBSB/IV/2014. Demikian dikatakan H. A. Harris Abdul khaidir, ketua badan Pembina yayasan Bani Saleh Kamis ( 22/5)
Kekosongan pimpinan yayasan Bani Saleh yang ditinggalkan alm Yuslam Chaniago yang telah meninggal tanggal 26 April 2014 lalu, kekosongan pimpinan tersebut saat ini telah terisi dengan dikukuhkannya H. Asep Suandi. SE. Ak. MM, menjadi ketua organ pengurus Yayasan Bani Saleh, dengan SK pengangkatan No.6/KPTS-YBSB/IV/2014. Demikian dikatakan H. A. Harris Abdul khaidir, ketua badan Pembina yayasan Bani Saleh Kamis ( 22/5)
Menurutnya, untuk melanjutkan kebijakan dan program program yang belum selesai sdr ( alm) Yuslam Chaniago sebagai ketua lama, dipandang perlu untuk mengangkat ketua baru.
“Pengukuhan Asep Suandi sebagai ketua baru, untuk melanjutkan program yang ada, serta tidak membuat kebijakan dan aturan yang baru, sifatnya hanya meneruskan program ketua lama”ucapnya.
Lanjutnya, dengan diangkatnya Asep Suandi diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif serta dapat bekerja sama dengan pengurus lainnya, sesuai dengan anggaran dasar Yayasan Bani Saleh Bekasi. Organisasi ini harus dibangun dengan pondasi , saling menghormati , saling menghargai , dan musyawarah mufakat.
“ Segala kebijakan Asep Suandi , Harus berpedoman pada anggaran dasar atau kembali ke khitoh AD yayasan Bani Saleh”terangnya.
Sementara, Asep Suandi selaku Ketua organ pengurus Yayasan Bani Saleh yang baru mengatakan, sesuai dengan visi dan misi yayasan Bani saleh, visi : menjadi perguruan / lembaga pendidikan yang terdepan dalam kualitas , unggul intelektualitas maupun spiritual. Adapu misi, memadukan secara seimbang antara kurikulum nasional dan asupan local atau khas perguruan, memperbaiki secara terus menerus proses kegiatan belajar dan mengajar (KBM) agar secara berkelanjutan meningkatkan prestasi peserta didik membangun pribadi yang tangguh , mandiri , kreatif dan inovatif , yang cinta tanah air , dan bangga menjadi Indonesia. OSIS sebagai wahana kaderisasi calon pemimpin masa depan. Membangun peradapan cendikia yang unggul dalam bingkai insan kamil, membangun pribadi yang cerdas: a.cerdas dalam belajar atau menggali potensi (iptek) serta peka terhadap perubahan yang terjadi terus menerus, b.cerdas dalam beribadah maupun berumamalah. C. cerdas dalam bergaul dan berorganisasi. d. cerdas dalam melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai makhluk social yang bertanggung jawab atas terpeliharanya lingkungan hidup yang sehat, serta bertanggung jawab baik kepada sesame, maupun kepada Allah SWT atas sikap dan setiap perbuatan / tindakannya. Diharapkannya Yayasan Bani Saleh Bekasi menjadi yang terdepan dalam dunia pendidikan.
“Dikukuhkannya saya menjadi ketua baru hanya meneruskan program program yang lama sesuai dengan visi misi yang ada”katanya.
Dan saya selaku pemangku amanah yang singkat ini akan menjalankan sebagaimana mestinya dan menjalankan program yang sudah dari awal merintis program program yang ada.
“Hampir setahun perencanaan dalam membuat boording school (sekolah 5 hari-red) yang ditanganin bersama sama antara ketua yayasan, kabag keuangan, ketua akunting, dan program ini akan kita realisasikan dalam tahun ajaran baru ini, “ungkapnya.
Harapan kedepan, ikut membantu pemerintah. Dalam mencerdaskan anak bangsa, sehingga mampu melahirkan lulusan yang mempunyai jiwa leader ship sesuai indeks pembangunan manusia (IPM).
“Dengan berkembangnya yayasan Bani saleh, semakin banyak yayasan dapat mencerdasan anak bangsa dan semakin banyak tenaga kerja yang dapat terserap”imbuhnya.
Terpisah H. Agus , selaku pendiri yayasan menjelaskan pada awalnya Yayasan Bani Saleh didirikan oleh dr. Subki Abdulkadir pada tahun 1978 dengan akte notaris Ny. Hj. S. Kamariah Suparwo, SH. Nomor 4 tahun 1978, dengan nama Yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan (YPPK) Bani Saleh. Semula Yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan (YPPK) Bani Saleh hanya bergerak di bidang dakwah dan sosial. Kemudian pada tahun selanjutnya, Yayasan Pembina Pendidikan dan Kesehatan (YPPK) Bani Saleh mengembangkan bidang pendidikan dan kesehatan, serta pelayanan pemberangkatan ibadah haji dan umroh, sesuai dengan nama yayasan.
“Setelah dr. Subki Abdulkadir meninggal dunia, nama yayasan berubah menjadi Yayasan Bani Saleh Bekasi”terangnya.
Harapannya, yayasan Bani Saleh bekasi akan semakin besar dan semakin baik, karena yayasan bani saleh Bekasi ini, merupakan yayasan yang berdiri kedua di Bekasi, setelah Yayasan Al Azhar. (Rhagil/Joko)

