Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Warga Kp. Cibenda Menolak Penggalian Pasir Sedot

Senin, 24 Februari 2014 | Februari 24, 2014 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:35:52Z
erang Baru, Bekasi Raya Pos
Galian pasir sedot merupakan bisnis yang sangat menguntungkan , dengan pesatnya pembangunan daerah Serang Baru dan banyak para pengembang untuk membangun perumahan di Kecamatan Serang Baru.

Dengan banyaknya pengembang membangun perumahan, yang membutuhkan bahan material berupa pasir,  untuk pembangunan perumahan, tentunya sangat menguntungkan bagi pengusaha galian pasir.

Namun dampak dari galian pasir sedot tersebut dapat merusak system resapan tanah, dan volume air akan berkurang.belum lagi perusakan lingkungan hidup akibat dari penggalain pasir sedot tersebut.


Forum Masyarakar  Kp Cibenda Rt 08 Desa Sirna Jaya, H Ucup Saepudin , perwakilan Forum Masyarakat, menolak pembukaan pengalian pasir sedot di wilayahnya, karena akan merusak jalan yang sudah bagus, menurunya volume air ( sejak berdirinya Kp.Cibenda belum pernah kekurangan air),di kawatirkan jika galian sedot tersebut mulai beropersi, maka volume air akan menurun , tentunya masyarakat akan kesulitan air nantinya, selain itu lalulintas juga akan terganggu, dengana adanya galian pasir sedot .

“ Jalan yang ada hanya satu  jalur, dengan lebar hanya tiga meter, akan menyebabkan kemacetan lalulintas, karena kapasitas jalan akan padat di lewati oleh mobil truk tronton pengangkut pasir sedot “ ujarnya.



Saat di konfirmasi , Bekasi Raya Pos Camat Serang Baru, Drs Huday,  mengatakan “Saya akan memberikan sangsi  kepada pihak pengusaha galia C, apabila tidak mengantongi  ijin dari Pemerintah Daerah/PMDA setempat, “ujarnya.


Pada saat di adakan pertemuan di Kapolsek Serang Baru antara pihak Warga dan pengusaha, Senin (17/02), yang di hadiri  oleh Sukadi , Kapolsek Serang Baru,dan H. Ayo pengusaha galian pasir sedot, dalam pertemuan tersebut, tetap pihak warga tidak akan memberikan ijin untuk  penggalian pasir. ( dede)
×
Berita Terbaru Update