Bagi penderita penyakit adanya BPJS disambut dengan baik,karena dengan menjadi peserta BPJS ,persolan kesehatan bisa teratasi,kalau tidak pelayanan kesehatan menjadi barang yang mahal untuk mendapatkanya .Ungkapan yang miskin dilarang sakit dengan adanya BPJS terjawab dengan sendirinya,karena semua peserta BPJS tidak boleh ada yang tidak dilayani untuk mendapatkan pelayanan kesehatan ,begitu janjinya dalam setiap kesempatan sosialisasi BPJS.
Sebelum ada BPJS kalau mau mendapatkan pelayanan kesehatan ,penderita penyakit harus hitung –hitung dulu duitnya ,apabila ingin mendapatkan pelayanankesehatan , kini semua itu sudah tidak perlu diragukan lagi, kartu BPJS punya rujukan dari Puskesmas , penderita punya banyak pilihan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan, di setiap rumah sakit yang melakukan kerjsama pelayanan kesehatan ,untuk melayani peserta BPJS.
Mulai dari rumah sakit milik pemerintah dan milik swasta semuanya punya misi dan tujuan yang sama ,sehat untuk semua warga lewat BPJS menjadi cita – cita buat pelayanan kesehatan hari ini dan masa mendatang .
Umur BPJS memang masih terbilang hari ,BPJS merupakan bayi yang baru dilahirkan.tapi dia harus langsung berbuat ,untuk dapat memuaskan semua yang butuh pelayanan kesehatan, dengan modal pegawai negeri, pekerja yang menjadi peserta Jamsotek, ABRI dan Polri BPJS dijadikan sebuah rujukan untuk semua pelayanan kesehatan bagi masyarakat,hanya sekarang bedanya bukan hanya pekerja pegawai negeri,pekerja buruh Abri dan Polri saja yang bisa menjadi peserta , seluruh pekerja non formal dan mandiri pun bisa menjadi pesertanya .
Makanya tidak heran , begitu pendaftaran dibuka,yang tahu manfaat BPJS, langsung menyerbu kantor BPJS, untuk mendaftar menjadi peserta, karena dengan menjadi peserta ,berarti persoalan kesehatan ,bukan menjadi persoalan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan . Kalaupun ada yang masih bingung dan belum faham dengan BPJS ,merupakan hal yang wajar,maklum ini baru berjalan dua bulan ,namum yang pasti program yang baik patut disambut dan diberi pujian bagi yang melahirkan program ini,kenapa karena kalau tidak ada program seperti BPJS ,kesehatan tetap menjadi barang yang mahal untuk mendapatkannya .
Hadirnya BPJS memang harus diimbagi dengan pelayanan yang pasti,untuk masyarakat,karena kalau itu sudah dibuktikan dengan perbuatan semua keraguan dan kebingungan masyarakat,dengan pelayanan yang baik, akan menjawab semua keraguan masyarakat, tentu kalau baik yang keluar adalah pernyataan pengakuan ,emang benar ya pemerintah sekarang tidak main-main pelayanan kesehatannya untuk semua warga ,bukan untuk yang punya duit saja yang boleh sakit.
Sebut saja Mutiah pekerja mandiri yang penderita penyakit Jantung ,tadinya ia menjadi pasien dengan Surat keterangan tidak Mampu ( SKTM ) namum karena ada BPJS sejak 1 Januari SKTM tidak berlaku lagi, harapannya untuk mendapatkan pelayanan kesehatan sirna , namun setelah Ia mendapatkan keterangan dari Pemda bisa digantikan SKTM dengan BPJS ,hatinya lega, Ia mendaftar untuk menjadi peserta di Bekasi, begitu mendapatkan kartu peserta BPJS, langsung digunakan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,terbukti memang ,semua pelayanan didapat dengan baik dan tidak ada perbedaan ketika ia, berobat dengang SKTM
Pelayanan kesehatan jantung lancar,obatpun ia dapat tanpa ada bedanya semua yang ia perlukan tidak ada halangan untuk mendapatkan pelayanan ,makanya ia mengatakan terima kasih BPJS.
Ragu dan tidak tahu
Ragu dan tidak tahu menjadi gambaran umum warga masyarakat, apa benar BPJS bisa melayani kesehatan dengan baik dan benar, semua warga masyarakat bertanya demikian,makanya program yang dijalankan BPJS dimulai dengan melakukan sosialisasi dimana- mana baik di tingkat pusat lewat seremonial yang dibuka oleh Presiden SBY dan tingkat propiansi ,Kota dan Kabupaten
Ada yang menarik , dan lebih penting dari sosialisasi, yang kini sedang dijalankan untuk memperkenalkan program BPJS, untuk masyarakat , adalah sebuah kepastian ,apakah semua pemegang kartu BPJS ,pasti mendapat pelayanan kesehatan dari semua rumah sakit yang bekerja sama dengan program BPJS
Jika kepastian pelayanan kesehatan tidak ada penolakan dari program BPJS pasti program ini menjadi ,program pujian dan menjadi kebanggaan ,namum jika tidak program ini akan menjadi bumerang dan gagal
Sederhana sekali harapan semua warga,adanya progaram ini semoga tak ada lagi terdengar ,warga yang terlantar ,ditolak rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan kesehatan,apalagi meninggal karena alasan tak rumah sakit ruangan kamar unaatuk melayani penderita sakit
Sudah ada yang memuji program ini ,karena sudah merasakannya, ada pula warga yang memaki program apa ini,kok masih ada rumah sakit yang menolak pemegang kartu BPJS.Menjawab itu semua diperlukan ketegasan yaang benar,agar masyarakat tidak bingung dan mau menjadi peserta BPJS (SRI )
