Bekasi Raya Pos
“ KLB “ Desa Sukakarya Kecamatan Sukakarya Kab. Bekasi Dua Kampung Tenggelam , Kali Ciherang Meluap Ratuasan Ha Sawah dan Rumah Penduduk Terendam
Akibat meluapnya Kali Ciherang (6/12), Desa Sukakarya, Kabupaten Bekasi, dua kampung tenggelam , diantaranya adalah RT 4/05 dan RT 11/03,Dusun III, masyarakat kini membutuhkan bantuan untuk sarana air bersih dan sandang pangan, karena selama air meluap aktifitas masyarakat lumpuh.
Akibat meluapnya Kali Ciherang (6/12), Desa Sukakarya, Kabupaten Bekasi, dua kampung tenggelam , diantaranya adalah RT 4/05 dan RT 11/03,Dusun III, masyarakat kini membutuhkan bantuan untuk sarana air bersih dan sandang pangan, karena selama air meluap aktifitas masyarakat lumpuh.
Banyak kerugian yang di derita masyarakat desa sukakarya, akibat banjir luapan air kali ciherang ,sehingga kepala desa turut turun kelapangan untuk mengantisipasi keadaan darurat yang di derita masyarakat.diantaranya memberikan bantuan berupa indo mie dan air mineral untuk masyarakatnya.
Ketika Bekasi Raya Pos, memantau keadaan yang terjadi, nampak air setinggi lutut orang dewasa, dan masuk kerumah rumah penduduk yang berdekatan dengan kali Ciherang yang meluap tersebut.
Meluapnya kali ciherang di sebabkan kurang tingginya tanggul yang berada disisi kali , sehingga tidak bisa menanmpung air,akhirnya meluap dan membanjiri rumah penduduk sekitar.
Masyarakat Desa Sukakarya, sangat mengharapkan Pemda Kabupaten Bekasi, untuk membangun tanggul dengan meninggikan beberapa meter dan normalisasi kali Ciherang, untuk mengantisipasi curah hujan yang tinggi dan kali meluap.
“Hampir setiap tahun banjir akibat meluapnya kali Ciherang, banyak di alami kerugian oleh masyarakat, diantaranya sawah dan kerugian lainnya, karena air yang maasuk kerumah penduduk juga di kawatirkan akan membawa penyakit dari air kali”ujar masyarakat
Kepala Desa Sukakarya ,Joni Fahamsyah mengatakan “ Pemda Bekasi harus tanggap dengan kejadian Luar Biasa (KLB ) yang menimpa masyarakat saya, karena air kali Ciherang meluap dan kerumah rumah penduduk,selain itu kali juga harus segera di normalisasi dan tanggul di tinggikan, kalau tidak bahaya banjir ini akan terus menjadi momok masyarakat desa sukakarya”ujarnya
Selanjutnya Jhony menunuturkan, “ Akibat musibah ini masyarakat banyak kerugian, diantaranya sawah-sawah dan harta benda masyarakat yang nyaris hanyut , terkena deras air yang masuk kerumah penduduknya, pihak pemerintahan desa juga telah memberikan banatuan berupa Indomie dan air meineral ,untuk membantu masyarakat”tandasnya
Terjadimya limpahan air Ciherang karena, adanya pembangunan jalan tembus antara desa sukajadi dan sukakarya, sehingga tanggul jadi rendah karena disisi tanggul di bangun jalan dengan menggunakan hotmik,walau telah beberapa kali Badan penanggulang Bencana Alam Kabupaten Bekasi dan dinas terkait meninjau lokasi banjir, namun samapai saat ini tidak ada tindak lanjut, sehingga kejdian banjir akibat luapan air kali ciherang terus terjadi.
“Saat saya dilantik menjadi Kepala Desa Sukakarya, musibah banjir akibat luapan kali ciherang,telah terjadi, bahkan pada saat itu lebih besar lagi luapan banjir, luapan air terjadi bukan hanya saat musim hujan hujan saja, kalau kali Ciherang mendapat kiriman air , maka kali akan meluap dan membanjiri rumah rumah penduduk sekitar yang berdekatan dengan kali.saya berharap Pemda kabupaten Bekasi, harus serius dan tanggap dalam mengatasi masalah luapan air Ciherang dengan membangun tanggul yang lebih tinggi dan menormalisasi kali”ungkap Kepala Desa
Kejadian Luar Biasa (KLB) , yang menimpa masyarakat Desa Sukakarya,diharapkan Pemda Bekasi segera menurunkan bantuan, kareana banyak kerugian yang di derita masyarakat, selain itu Pemda kabupaten Bekasi, segera menormalisasi kali Ciherang dan membangun tanggul agar lebih tinggi untuk menanggulangi air yang melimpah dari kali ciherang agar tidak meluap kerumah rumah penduduk. ( Soleh/Saepudin/Jito)
