Kota Bekasi, Bekasi Raya Pos
Pengecoran jalan lingkungan (Jaling ) dan pembuatan turap. Rt 011 /Rw 03, Kelurahan, Kaliabang-Tengah, Kecamatan ,Bekasi Utara, Kota Bekasi,di protes warga dan tokoh masyarakat pasalnya jaling yang di kerjakan dengan pengecoran baru empat hari berselang hasilnya retak dan berdebu,
Ketika Bekasi Raya Pos, meninjau langsung ke lokasi pengerjan jaling tersebut, Ketua Rt, Sukirno mengatakan “ Pengawas Binamarga yang berkompeten mengawasi pekerjan Jaling , harus turun kelokasi dan menegur pemborong yang mengerjakan jaling seperti ini “ ujarnya
Lebih lanjut Sukirno, menuturkan “jaling yang dicor sepanjang 142 m, lebar 4,5m,tebal 10 cm diduga tidak sesuai bestek walaupun pemborong tidak pernah menunjukan R.A.B nya, sehingga kwalitas jaling yang telah selesai di cor baru empat hari sudah retak dan berdebu ”ungkapnya
Kurangnya pengawasan dari Pemerintah Kota Bekasi, hasil pekerjaanya tidak sesuai dengan yang di harapkan masyarakat, untuk menikmati pembangunan, kalau hal ini terus di biarkan, maka pembangunan di Kota bekasi, akan seperti pembangunan Rel Kereta Api, sebelah timur di selesaikan sebelah barat rusak lagi, dan akan terus begitu, bagaimana masyarakat bisa menikmati pembangunan, padahal uang yang di gunakan untuk pembangunan Kota Bekasi adalah uang masyarakat Kota Bekasi yang di ambil dari pajak.
Selain pengecoran Jaling yang retak dan berdebu, pengerjaan turap miring ( Tidak Lurus ), dan di papan proyek juga tidak disebutkan berapa panjang dan lebar pengerjan turap tersebut.
Diharapkan pengawas dari Dinas Binamarga Kota Bekasi untuk kelokasi dan melihat pengerjan jaling dan turap yang di duga tidak sesuai dengan Bestek ujar prapto pada Bekasi Raya Pos (Irwan A )
