Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Kaji Ulang Pembangunan Busway Koridor Pulogadung - Bekasi

Jumat, 11 Oktober 2013 | Oktober 11, 2013 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:36:24Z
Pembangunan Busway jalur Pulogadung -Bekasi sedang dilakukan Pemda kota Bekasi bekerjasama dengan Dinas Perhubungan. Pembangunan koridor baru tersebut mengakibatkan penyempitan jalan yang dikarenakan arus kendaraan roda dua maupun roda empat yang hampir tiap harinya memasuki wilayah Ibukota Jakarta hampir ribuan kendaraan yang masuk. dari arah Bekasi ke wilayah Cakung Jakarta Timur.
 
Gubernur sebelumnya tidak sanggup mengatasi kemacetan yang ada sepanjang wilayah Cakung hingga kawasan Pulogadung.


Wargaprotes sewaktu ditanyakan pembangunan busway akan dibangun dari terminal Pulogadung hingga Cakung sampai Bekasi. Seharusnya mereka mengkaji ulang dan mensurvei dahulu jangan menghamburkan uang negara yang Berasal dari rakyat ,yang seharusnya digunakan untuk kepentingan rakyat, bukan kepentingan pejabat.." Ujar Sam Lubis Wakil Pemred Bekasi Raya Pos


Kemacetan dapat dikurangi  antara lain :


1.   Pelebaran Jalan Politicel will Pemerintah , meski anggaran yang di butuhkan tidak sedikit, bisa mencapai triyunan rupiah, namun dapat mengurangi kemacetan


2. Pembangunan Underpass disetiap simpang lampu merah dari

           (a).Lampu Merah      Pulogebang ( Auri )/ Simpang Giant Pulogebang jak-tim.

           (b). Lampu Merah Pasar Cakung jakarta Timur. 

           (c). lampu Merah Pupar Jakarta Timur.

           (d). Lampu Merah kawasan Industri Pulo gadung / Pulogadung Trade Center. Dan

           (e). Lampu Merah pulogadung.


3. Pembangunan Jalan layang di setiap 5 Simpang yang disebut di Poin ke 2.



Ketiga poin tersebut Pemerintah Daerah Jakarta akan mengurangi angka kemacetan diwilayah Titik -titik yang harus segera dilakukan. dan juga menghimbau kepeda Pemimpin jakarta Pak. Jokowie harus memperhartikan Hal ini, kalau sampai terealisasi Pembangunan tersebut ini salah satu terobosan Gubernur Yang mengerti rakyat. dikarenakan para pejabat sekarang hanya memikirkan kepentngan pribadi dari pada kepentingan masyarakat.  ( Sam Lubis )
×
Berita Terbaru Update