Cikarang Pusat
Sekolah Dasar 02 Cicau, Rusak Parah Butuh Renovasi Total Dari Pemda Kab. Bekasi
Sekolah dasar 02 Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat. Kabupaten Bekasi bangunan sekolah tersebut terlihat rusak parah. Sangat ironis melihat keadaan infrastruktur bangunan yang rusak sejak pemerintahan bupati Saadudin dari tahun 2006 hingga 2013, belum juga dibangun dengan keadaan infrastruktur bangunan yang rusak parah dan belum ada yang perbaiki dari pihak terkait.
Sekolah dasar 02 Desa Cicau, Kecamatan Cikarang Pusat. Kabupaten Bekasi bangunan sekolah tersebut terlihat rusak parah. Sangat ironis melihat keadaan infrastruktur bangunan yang rusak sejak pemerintahan bupati Saadudin dari tahun 2006 hingga 2013, belum juga dibangun dengan keadaan infrastruktur bangunan yang rusak parah dan belum ada yang perbaiki dari pihak terkait.
Dengan keadaan yang seperti ini sangat menghawatirkan, anak-anak murid yang belajar dengan bangunan sekolah yang rusak bangunan yang hampir roboh, bangku sekolah yang seadanya dan kenyamanan belajar pun tidak optimal, seperti sekolah pada umumnya.
Pasalnya sekolah dasar tersebut sebenarnya tidak jauh dari wilayah pemda kabupaten bekasi, akan tetapi kok bisa tidak terpantau oleh pemerintah terkaid. dan bupati yang sekarang pun belum pernah meninjau kelokasi sekolah ini. dan masih banyak sekolah-sewkolah yang sangat membutuhkan perhatian bupati neneng.
Pihak sekolah ulung kartana,spd. selaku kepala sekolah, mengatakan bangunan sekolah yang sudah sering kali mengajukan proposal perbaikan pembangunan sejak tahun 2006 akan tetapi hingga tahun 2013 belum juga ada APBD yang dikucurkan, untuk perbaikan enam kelas yang rusak parah. dikemanakan dana pembangunan tersebut ....?
kami butuh sekolah ini segera dibangun dan kiranya ibu bupati meninjau ke tempat kami karena kami butuh perhatian dan bangunan yang baru untuk kami belajar " ujar dimas salah satu murid berprestasi. Seharusnya selain pemerintah kabupaten bekasi mencanangkan sekolah gratis dalam bentuk apa pun, seyogyanya bangunan sekolah pun harus diperhatikan. karena mereka selain sebagai murid, merupakan sebagai penerus bangsa dan juga calon pemimpin bangsa kelak nanti. (Sam lubis)

