Kota Bekasi - Menilai beberapa laporan yang ditemukan terkait penyelenggaraan UAN tingkat SMA dan SMP di Kota Bekasi, Wakil Walikota Bekasi, H Ahmad Syaikhu, mengatakan Dinas Pendidikan Kota Bekasi perlu melakukan evaluasi penyelenggaraan UAN tahun ajaran 2012-2013 sehingga UAN di masa mendatang jauh lebih baik lagi.
"Sekiranya setelah pelaksanaan UAN ini selesai, Disdik segera mengevaluasi menyeluruh penyelenggaraan UAN tingkat kota. Selain sehingga menjadi evaluasi Pemerintah Kota Bekasi, hasil evaluasi juga disampaikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI sebagai bahan masukan penyelenggaraan UAN tahun yang akan datang", katanya kepada Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Bekasi, Saiful Bahri saat kunjungannya di SMP 22 Bekasi Barat, Rabu, (24/4).
H Ahmad Syaikhu mengatakan kunjungannya, (24/4), UAN hari ketiga SMP-MTs, di SMP 6 Pondok Gede, SMP Al Azhar 6 Jaka Permai dan SMP 22 Bintara Jaya, menurut laporan kepala sekolah, soal-soal terdistribusi baik dan telah diperoleh pihak sekolah tepat waktu, dengan mengambil soal-soal tersebut di tiap subrayon sekolah mereka masing-masing.
"Pihak sekolah mengambil soal yang akan diujikan di subrayon, yang ditunjuk pukul 05.30 pagi, tidak ada kekurangan", katanya.
Akan tetapi pada penyelenggaraannya di sekolah yang lain memang masih dijumpai beberapa permasalahan terkait logistik soal ujian tersebut.
Di beberapa laporan yang diperolehnya, ada masalah soal-soal yang tertukar dengan daerah lain, kemudian kurangnya jumlah soal, dan secara umum mengenai tipisnya Lembar Jawaban Komputer (LJK). Pada kasus-kasus tersebut, dilaporkan, telah ada antisipasi yang dilakukan Disdik dengan koordinasi yang dilakukan pihak-pihak terkait agar jadwal UAN tetap sesuai yang diagendakan.
Saiful Bahri, Serkretaris Dinas Pendidikan mengatakan, permasalahan memang terjadi di beberapa sekolah akan tetapi tidak mempengaruhi pelaksanaan ujian.
"Ujian tetap dilaksanakan sesuai jadwal, dan setelah ini kita lakukan evaluasi agar dapat meminimalisir permasalahan yang ditemukan", ucapnya.
Semantara itu, H Ahmad Syaikhu tetap berharap pelaksanan ujian hari keempat, tingkat SMP-MTs berjalan dengan baik dan tetap berlangsung sesuai yang diagendakan. Juga pada UAN tingkat Sekolah Dasar (tim/goeng/aby /foto : goeng)
H Ahmad Syaikhu mengatakan kunjungannya, (24/4), UAN hari ketiga SMP-MTs, di SMP 6 Pondok Gede, SMP Al Azhar 6 Jaka Permai dan SMP 22 Bintara Jaya, menurut laporan kepala sekolah, soal-soal terdistribusi baik dan telah diperoleh pihak sekolah tepat waktu, dengan mengambil soal-soal tersebut di tiap subrayon sekolah mereka masing-masing.
"Pihak sekolah mengambil soal yang akan diujikan di subrayon, yang ditunjuk pukul 05.30 pagi, tidak ada kekurangan", katanya.
Akan tetapi pada penyelenggaraannya di sekolah yang lain memang masih dijumpai beberapa permasalahan terkait logistik soal ujian tersebut.
Di beberapa laporan yang diperolehnya, ada masalah soal-soal yang tertukar dengan daerah lain, kemudian kurangnya jumlah soal, dan secara umum mengenai tipisnya Lembar Jawaban Komputer (LJK). Pada kasus-kasus tersebut, dilaporkan, telah ada antisipasi yang dilakukan Disdik dengan koordinasi yang dilakukan pihak-pihak terkait agar jadwal UAN tetap sesuai yang diagendakan.
Saiful Bahri, Serkretaris Dinas Pendidikan mengatakan, permasalahan memang terjadi di beberapa sekolah akan tetapi tidak mempengaruhi pelaksanaan ujian.
"Ujian tetap dilaksanakan sesuai jadwal, dan setelah ini kita lakukan evaluasi agar dapat meminimalisir permasalahan yang ditemukan", ucapnya.
Semantara itu, H Ahmad Syaikhu tetap berharap pelaksanan ujian hari keempat, tingkat SMP-MTs berjalan dengan baik dan tetap berlangsung sesuai yang diagendakan. Juga pada UAN tingkat Sekolah Dasar (tim/goeng/aby /foto : goeng)
