Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia telah mengumumkan Daftar Nama Calon Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014 yang lolos dan tidak lolos verifikasi administrasi Tahap II.
Dari hasil verifikasi, maka KPU RI telah menetapkan 16 Partai Politik yang lolos verifikasi administrasi Tahap II. Dan 18 Partai Politik lainnya dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi. Dari 16 Partai Politik yang dinyatakan lolos verifikasi administrasi Tahap II, adalah sebagai berikut :
2. PDIP
3. PKB
4. Partai Bulan Bintang
5. Partai Hanura
6. PAN
7. Partai Golkar
8. PKS
9. Partai Gerindra
10. Partai Demokrasi Pembaruan
11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
12. Partai Demokrat
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru
15. Partai Peduli Rakyat Nasional
16. Partai Persatuan Nasional
3. PKB
4. Partai Bulan Bintang
5. Partai Hanura
6. PAN
7. Partai Golkar
8. PKS
9. Partai Gerindra
10. Partai Demokrasi Pembaruan
11. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia
12. Partai Demokrat
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Kedaulatan Bangsa Indonesia Baru
15. Partai Peduli Rakyat Nasional
16. Partai Persatuan Nasional
Sementara 18 Partai Politik yang dinyatakan tidak lolos verifikasi administrasi Tahap II, adalah sebagai berikut :
1. Partai Demokrasi Kebangsaan
2. Partai Kesatuan Demokrasi Indonesia
3. Partai Kongres
4. Partai Serikat Rakyat Independen
5. Partai Karya Republik
6. Partai Nasional Republik
7. Partai Buruh
8. Partai Damai Sejahtera
9. Partai Republika Nusantara
10. Partai Nasional Indonesia Marhaenisme
11. Partai Karya Peduli Bangsa
12. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
13. Partai Penegak Demokrasi Indonesia
14. Partai Kebangkitan Nasional Ulama
15. Partai Republik
16. Partai Kedaulatan
17. Partai Bhinneka Indonesia
18. Partai Nasional Benteng Kerakyatan Indonesia
Setelah KPU RI menetapkan Daftar Nama Calon Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014 yang lolos dan tidak lolos verifikasi adminstrasi Tahap II, maka KPU akan melakukan verifikasi faktual terhadap Partai Politik yang lolos verifikasi administrasi tersebut. Pada verifikasi faktual nanti kita akan buktikan apakah seluruh dokumen yang diserahkan Partai Politik itu, ada secara fisik atau tidak. Verifikasi faktual akan dilakukan ditingkat Pusat, Provinsi dan Kabupaten/Kota dan KPU RI akan berangkat ke 33 Provinsi untuk mengantar berkas dan melakukan supervisi untuk pelaksanaan verifikasi faktual nanti, ujarnya.
KPU RI meminta kepada Partai Politik yang lolos verifikasi administrasi Tahap II segera mempersiapkan diri. Sebab masa perbaikan untuk verifikasi faktual hanya satu kali sebelum akhirnya diputuskan oleh KPU. KPU kembali menegaskan bahwa pengunduran jadwal pengumuman bukan karena adanya tekanan politik ataupun negosiasi politik dengan pihak tertentu.
Pengunduran pengumuman Daftar Nama Calon Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014 yang lolos dan tidak lolos verifikasi administrasi Tahap II itu, semata-mata untuk mencermati kembali data-data yang diserahkan oleh Partai Politik. KPU RI melakukan pengunduran murni karena pertimbangan kelengkapan data. Misalnya data kartu tanda anggota (KTA), parpol baru menyerahkannya diakhir masa perbaikan, sementara jumlahnya banyak. Ada puluhan juta data yang harus dicermati, jelasnya. Pengunduran jadwal itu juga tidak melanggar undang undang dan yang tidak boleh diubah itu jadwal pemungutan suara, kata KPU RI.
Landasan hukumnya adalah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 52/PUU-X/2012 pada Bagian Pertimbangan Hukum pada sub bagian Pengujian Konstitusionalitas Pasal 208 UU 8/2012. Dalam putusan MK itu menyebutkan dengan adanya putusan-putusan mengenai pasal-pasal dalam UU 8/2012, terutama terkait dengan ketentuan mengenai verifikasi partai politik, maka segala sesuatu yang berakibat secara hukum dengan proses penyelenggaraan pemilihan umum legislatif tahun 2014 harus disesuaikan ulang dengan tidak mengubah jadwal pemungutan suara.
KPU melakukan verifikasi faktual di tingkat pusat sampai 21 November 2012, sementara di tingkat Provinsi sampai 28 Desember 2012 dan di tingkat Kabupaten/Kota sampai 20 Desember 2012. Penetapan Partai Politik Calon Peserta Pemilu dilaksanakan 29 Desember 2012 sampai 8 Januari 2013 dan pengumuman Partai Politik peserta Pemilu 9 sampai 11 Januari 2013.
Demikian informasi dari Modul Pemilu Online tentang Daftar Nama Calon Partai Politik Peserta Pemilu Tahun 2014 yang dinyatakan lolos dan tidak lolos verifikasi administrasi Tahap II oleh KPU RI
Sumber : http://modulpemiluonline.blogspot.com/2012/10/daftar-nama-calon-partai-politik.html
.Situs Gunung Padang Terungkap (Cianjur, Jawa Barat)
ok informasi aktual yang akan saya informasikan pada pagi hari ini yaitu mengenai info dari daerah kabupaten cianjur yang terdapat sebuah gunung dinamakan oleh orang-orang terdahulu dengan sebutan nama Gunung Padang. pada saat-saat ini Situs Gunung Padang Terungkap dan banyak di perbincangkan oleh orang-orang di indonesia. khususnya warga rakyar provinsi Jawa Barat.
Situs Gunungpadang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya berada di perbatasan Dusun Gunungpadang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur. Lokasi dapat dicapai 20 kilometer dari persimpangan kota kecamatan WarungKondang, dijalan antara Kota Kabupaten Cianjur dan Sukabumi. Luas kompleks "bangunan" kurang lebih 900 m², terletak pada ketinggian 885 m dpl, dan areal situs ini sekitar 3 ha, menjadikannya sebagai kompleks punden berundak terbesar di Asia Tenggara.
menurut berita yang saya baca di situs berita nasional.inilah.com bahwa pada hari kemarin tanggal 1 April 2013 Tim Arkeologi meneliti situs megalitikum Gunung Padang. Hasilnya, ada beberapa kesimpulan sementara. termasuk di antaranya, usia situs tersebut. Berapa usia situs megalitikum Gunung Padang? Tim arkeologi punya jawaban sementara. Situs yang berada di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur itu diyakini berusia 4.500 sebelum masehi (SM). Lantas, dari mana asal kesimpulan itu?
Tim Terpadu Penelitian Mandiri Situs Gunung Padang melakukan proses eskavasi pada kedalaman empat meter. Penelitian itu berakhir, Minggu (31/3/2013). Dari fakta dan data di lokasi penggalian lereng timur diperoleh beberapa kesimpulan. Satu di antaranya menyangkut keberadaan situs. "Kemungkinan besar, situs ini merupakan bangunan pertama yang ada dalam sejarah perabadan masyarakat di wilayah itu. Tak dipungkiri, masyarakat kala itu sudah mampu membuat bangunan," kata Ketua Tim Arkeologi Tim Terpadu Penelitian Mandiri Situs Gunung Padang, Ali Akbar, Minggu (31/3/2013).
Selain menyimpulkan usia situs, Ali punya kesimpulan lain yakni populasi masyarakat. Dia memperkirakan populasi penduduk saat itu sudah sangat banyak. Logikanya, kata dia, untuk mengangkat sebongkah batu columnar joint atau batu andesit ukurannya besar dengan panjangnya sekitar 1-2 meter membutuhkan 5-6 orang. “Bayangkan saja dengan besarnya bangunan situs, tentunya dibutuhkan banyak orang. Intinya, masyarakat saat itu memiliki kemampuan menyediakan pasokan makanan dan minuman sebagai kebutuhan. Karena itu kesimpulan itu masih memiliki kaitannya dengan kesimpulan masyarakat yang mampu membuat bangunan besar pada waktu itu," kata Ali.
menurut berita yang saya baca di situs berita nasional.inilah.com bahwa pada hari kemarin tanggal 1 April 2013 Tim Arkeologi meneliti situs megalitikum Gunung Padang. Hasilnya, ada beberapa kesimpulan sementara. termasuk di antaranya, usia situs tersebut. Berapa usia situs megalitikum Gunung Padang? Tim arkeologi punya jawaban sementara. Situs yang berada di Desa Karyamukti Kecamatan Campaka Kabupaten Cianjur itu diyakini berusia 4.500 sebelum masehi (SM). Lantas, dari mana asal kesimpulan itu?
Tim Terpadu Penelitian Mandiri Situs Gunung Padang melakukan proses eskavasi pada kedalaman empat meter. Penelitian itu berakhir, Minggu (31/3/2013). Dari fakta dan data di lokasi penggalian lereng timur diperoleh beberapa kesimpulan. Satu di antaranya menyangkut keberadaan situs. "Kemungkinan besar, situs ini merupakan bangunan pertama yang ada dalam sejarah perabadan masyarakat di wilayah itu. Tak dipungkiri, masyarakat kala itu sudah mampu membuat bangunan," kata Ketua Tim Arkeologi Tim Terpadu Penelitian Mandiri Situs Gunung Padang, Ali Akbar, Minggu (31/3/2013).
Selain menyimpulkan usia situs, Ali punya kesimpulan lain yakni populasi masyarakat. Dia memperkirakan populasi penduduk saat itu sudah sangat banyak. Logikanya, kata dia, untuk mengangkat sebongkah batu columnar joint atau batu andesit ukurannya besar dengan panjangnya sekitar 1-2 meter membutuhkan 5-6 orang. “Bayangkan saja dengan besarnya bangunan situs, tentunya dibutuhkan banyak orang. Intinya, masyarakat saat itu memiliki kemampuan menyediakan pasokan makanan dan minuman sebagai kebutuhan. Karena itu kesimpulan itu masih memiliki kaitannya dengan kesimpulan masyarakat yang mampu membuat bangunan besar pada waktu itu," kata Ali.

Ali juga menyebutkan, untuk membuat penggalian seluas 3x9 meter persegi, membutuhkan tenaga sebanyak 10 orang. Sementara luasan areal situs sendiri diperkirakan mencapai 15 hektare. "Jadi bisa dibayangkan berapa jumlah orang yang ada saat itu untuk membangun sebuah situs," sebutnya. Menurut Ali, pembuatan bangunan situs secara pundak berundan, tentunya memerlukan teknologi tak sembarang. Artinya, masyarakat saat itu sudah mengenal teknologi konstruksi yang modern, baik dari segi pemilahan, penyusunan, maupun penguatan bangunan.
Hal itu dibuktikan dengan hasil uji laboratorium yang menemukan perekat batu atau semen purba di sela-sela columnar joint. Menurut pria berkacamata itu, semen purba itu mengandung besi atau verum yang sangat tinggi. "Kandungan Verum pada semen yang belum ada namanya itu sangat tinggi sekali. Jumlahnya sekitar 45% berdasarkan hasil laboratorium. Artinya memang masyarakat waktu itu mampu mengolah mineral menjadi besi,” tandas Ali.
Masyarakat saat itu, lanjut dia, mengenal pimpinan karismatik dan perencana ulung yang telah mengenal manajemen efektif. “Kami juga menduga, masyarakatnya saat itu merupakan kaum religius. Kecil kemungkinan masyarakat saat ini kaum barbar," tuturnya. Untuk membuat peralatan yang mengandung unsur Verum yang cukup tinggi, membutuhkan proses melelehkan sejumlah mineral besi dengan jumlah yang cukup banyak. Karena itu pembuat Gunung Padang yang dilakukan manusia ini sudah mengenal teknologi yang cukup tinggi pada waktu itu.
Ali pun menduga, tak jauh dari lokasi situs kemungkinan besar juga terdapat lokasi pertambangan besi. "Dengan teknologi yang dimiliki, mereka bisa memilah setiap batuan yang memiliki kandungan besi sehingga tak perlu jauh-jauh mencari mineral yang memiliki kandungan besi," kata Ali.
Mungkin hanya itu informasi yang dapat saya bagikan pada kesempatan kali ini semoga informasi diatas bisa menjadikan pengetahuan bagi kita khususnya para bangsa indonesia. dan semoga saja keberadaan situs magelit gunung padang bisa benar-benar segera terungkap. mungkin cukup sekian dari saya, terima kasih.
Sumber : http://catatan-harian-fathan.blogspot.com/2013/04/situs-gunung-padang-terungkap-cianjur.htmlTerima kasih kepada :
- http://id.wikipedia.org/wiki/Situs_Gunung_Padang
- nasional.inilah.com

