Oleh : Agus Salim
Bencana banjir di Bekasi, tahun-tahun yang lalu seharusnya pelajaran bagi segenap stakeholder di Kota dan Kabupaten Bekasi, dan tidak meremehkan program dan kegiatan konservasi lingkungan serta sungai.
Letak geografis Bekasi yang memang berada di hilir dan sangat rendah dari permukaan laut, memang selalu mendatangkan potensi ancaman banjir saat musin hujan. Karenanya, perlu perbaikan-perbaikan situ (danau) di wilayah revitalisasi daerah-daerah resapan air di Kota/ Kabupaten Bekasi. Satelit yang mengelilingi Bekasi harus segera dilakukan dengan optimal dan sungguh-sungguh.
Bencana banjir di Bekasi, tahun-tahun yang lalu seharusnya pelajaran bagi segenap stakeholder di Kota dan Kabupaten Bekasi, dan tidak meremehkan program dan kegiatan konservasi lingkungan serta sungai.
Letak geografis Bekasi yang memang berada di hilir dan sangat rendah dari permukaan laut, memang selalu mendatangkan potensi ancaman banjir saat musin hujan. Karenanya, perlu perbaikan-perbaikan situ (danau) di wilayah revitalisasi daerah-daerah resapan air di Kota/ Kabupaten Bekasi. Satelit yang mengelilingi Bekasi harus segera dilakukan dengan optimal dan sungguh-sungguh.
Kalau hal itu terus dipandang sebelah mata, jangan heran kalau Bekasi kembali teredam banjir pada tahun-tahun mendatang. Jangan remehkan konservasi lingkungan kita.
Upaya menanggulangi banjir bukan merupakan komoditas politik atau sebatas wacana di ruang-ruang rapat. Implementasi program dan aktivitas di lapangan akan memberikan dampak yang nyata bagi Pengendalian Banjir Pemda Bekasi.
Pemerintah Bekasi juga harus berani bertindak tegas terhadap bangunan-bangunan di pinggir bantaran kali dan sungai, yakni melakukan normalisasi saluran air. Bangunan-bangunan itu jelas telah menyalahi aturan dan membahayakan keselamatan penghuninya, juga masyarakat pada umunnya.
Penertiban bukan masalah ketidakpekaan terhadap problematika sosial. Tapi lebih merupakan pencegahan terhadap bencana kemanusian yang menyebabkan kerugian materi dan immateri yang luar biasa.
Bagi para pemimpin pemerintahan di Bekasi yang akan datang, diharapkan agar melanjutkan program-program yang telah dirintis pemerintah yang sebelumnya. Apa yang kurang agar diperbaiki, dan apa yang sudah baik lebih disempurnakan lagi, agar Bekasi benar-benar mencitrakan sebagai penyanggah Ibukota, yang aman, tertib, bersih dan kondusif. (Penulis adalah ; Kabag. Humas I Lembaga Pemantau Penyelenggara Negara RI (LPPNRI), Dewan Pimpinan Kota dan Kabupaten, serta wartawan Bekasi)
