Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Berita Terkini

Maulid Nabi SAW Tingkat Kec. Karang Bahagia

Rabu, 02 Maret 2011 | Maret 02, 2011 WIB | 0 Views Last Updated 2022-12-13T17:37:12Z
Bekasi Raya Pos
Pemerintah Kecamatan Karang Bahagia bekerjasama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) setempat merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW, beberapa waktu yg lalu di halaman kantor Kecamatan Karang Bahagia, kabupaten Bekasi, dengan penceramah dari pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Syihabul Islam, KH Syihabudin, KH Madro’i, dan penasehat MUI Kabupaten Bekasi sekaligus sebagai pimpinan Ponpes Al-Hidayah, KH Rohimudin Nawawi.

Bupati Bekasi dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs H Akhmad Kosasih mengatakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW adalah saat-saat mengingat kembali tentang kelahiran seorang pemimpin dunia yang telah membawa manusia dari alam kebodohan kepada alam yang penuh cahaya ilahi.


“Beliau (Nabi Muhammad) memberi petunjuk suri tauladan kepada umat manusia sebagai rahmatan bin alamin dan bimbingan akhlak ulkarimah, sehingga dengan memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, pada hakekatnya merupakan upaya kita sebagai umat-Nya untuk mengenang dan mengingat kembali kehidupan manusia pilihan yang mendapat wahyu dari Allah SWT, yaitu membawa amanat khusus berupa satu tuntunan yang sangat berharga bagi kehidupan manusia yakni ilmu Islam,” ujarnya.

Ilmu Islam, lanjut Drs H Akhmad Kosasih, sebagai suatu ajaran atau tuntunan yang membawa keselamatan hidup dari kekeliruan kepercayaan yang dianutnya menuju kepercayaan yang benar, dari tatanan budi pekerti yang rusak menuju budi pekerti yang luhur, dari tatanan ilmu pengetahuan yang rendah menjuju ilmu pengetahuan yang jauh lebih maju, serta mengangkat martabat manusia dari tempat yang hina ke tempat yang mulia.

“Untuk itu, kami (pemerintah daerah-red) menghimbau kepada panitia dan seluruh masyarakat kecamatan Karang Bahagia serta seluruh masyarakat kabupaten Bekasi pada umumnya, hendak menjiwai sepenuh hati hikmat Maulid Nabi Muhammad SAW dengan berupaya keras mencontoh dan mentauladani akhlak mulia Nabi Muhammad SAW,” ucap Kosasih mengakhiri pembacaan sambutan Bupati Bekasi.

Di sela-sela ceramah siraman rohani KH Rohimudin Nawawi mengingatkan kepada masyarakat, khususnya umat muslim bahwa pada zaman Rasullulah masih hidup di kota Madinah ada orang yang mengaku nabi. “Makanya kita tidak heran jika di Indonesia baru-baru ini ada yang mengaku sebagai nabi atau rasul, namanya Ahmad Musadeh. Dimana ajarannya tidak sesuai aqidah Islam, namun kelompok orang pengikutnya mengaku sebagai muslim dengan istilah saat ini jamaat Ahmadyah,” ucapnya.

Selain itu, ujar KH Rohimudin Nawawi, belum lama juga ada seorang perempuan namanya “Lia Eden” mengaku sebagai nabi didampingi jibril yang punya kerajaan rasul, dimana setiap pengikutnya diwajibkan semua rambut-rambutnya harus dicukur baru dinyatakan imannya sejati.

Ditambahkan, sebagai penasehat MUI Kabupaten Bekasi berkewajiban menyampaikan pencerahan kepada seluruh umat muslimin dan muslimat agar mengerti dan memahami apa itu “Ahmadyah” sehingga bisa lebih waspada dan terhindar dari ajaran yang dianggap sesat atau tidak sesuai dengan ajaran Islam sesungguhnya.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat Bupati Bekasi mengeluarkan surat keputusan (SK) untuk larangan masuknya atau berkembangnya ajaran Ahmadyah di kabupaten Bekasi. Bila perlu MUI mengusulkan kepada Kejaksaan Negeri Cikarang sebagai penegak hukum untuk segera mengeluarkan larangan bagi ajaran agama yang tidak diakui Negara, sehingga di kabupaten Bekasi selamat dan terhindar dari hal-hal seperti kejadian di daerah lain selama ini, tegas KH.Rohimudin dihadapan seluruh undangan yang dihadiri oleh ketua MUI kecamatan Karang Bahagia, KH. Drs. Adang Maryadi, jajaran muspika beserta para kepala Desa se-kecamatan Karang Bahagia,” tegasnya.

Pada kesempatan itu juga, Camat Karang Bahagia, Afandi, BA mengucapkan terimakasih atas kerjasama seluruh jajaran MUI Kecamatan Karang Bahagia, juga terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tingkat kecamatan Karang Bahagia. Karena selain makna utama mengenang sejarah lahirnya Nabi Muhammad SAW, melalui acara ini juga sebagai momen untuk meningkatkan tali silaturahmi diantara kita semua

Lebih lanjut, Afandi menghimbau seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Karang Bahagia untuk terus menjaga kerukunan antar umat beragama, meningkatkan iman dan ketaqwaan kepada Allah SWT dimasa-masa yang akan datang. “Kita harus lebih mengedepankan kebersamaan dalam menyikapi setiap perbedaan yang ada di masyarakat, kita punya aparatur pemerintah kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, alim ulama untuk dibicarakan secara bersama-sama mencari solusi terbaik. demi terjaganya situasi yang lebih kondusif,” pungkasnya. (M. Joko YP)
×
Berita Terbaru Update