Cikarang Barat, Bekasi Raya Pos
Kehilangan computer sebanyak dua puluh tujuh ( 27 ) unit , di SMPN 4 Cikarang Barat,membuat para wali murid resah , karena biaya penggantian di bebankan ke semua siswa, yang besaran antara Rp. 60.000 hingga Rp.70.000 .
Ketika di konfirmasi Bekasi Raya Pos, Solihin , Kepala Sekolah SMP 4 , belum bisa di temui, karena menurut keterangan setafnya (03/2) “ Bapak sedang ke Karawang” ,ujar nya .
Menurut keterangan para siswa bahwa, setiap murid kelas 7 di wajibkan mengganti komputer yang hilang sebesar 60-70 ribu, dengan cara pembayaran di cicil tiga kali atau cash
“ Kami di wajibkan mengganti computer yang hilang “ ujar siswa yang tidak mau di sebut namanya
Kaepala Bidang Pembinaan Siswa SMP, Ruminta, melalui telp celularnya mengatakan “ Saya belum mengetahui perihal pungutan pengganti computer yang hilang, namun kalau memang demikian itu tidak benarkan sekolah memungut siswa untuk mengganti computer yang hilang, pungutan tersebut di luar sepengetahuan dari Kepsek, tapi atas dasar inisiatif dari wakil Kepsek untuk memungut biaya pengganti computer yang hilang “ ujarnya
Selanjutnya Ruminta menambahkan “ Jadi sebaiknya, karena kepala sekolah SMPN 4 sulit di hubungi oleh kita, temen temen media di arahkan kesana supaya laporannya utuh dan tidak membias”. tutupnya
Sungguh ironis jika seorang Kabid ( Kepala Bidang ), Pembinaan SMP, Dinas Pendidikan, Kabupaten Bekasi, yang menangani segala permasalahan tentang sekolah, malah tidak memberi tindakan tegas, namun sejauh ini kabid tersebut hanya mengarahkan informasi agar tidak membias.
Diharapkan Bupati Bekasi sebagai Kepala Daerah untuk mengambil tindakan tegas, terhadap oknum-oknum Kepala Sekolah maupun pejabat lainnya yang selalu memungut biaya untuk pendidikan, demi majunya pendidikan di Kabupaten Bekasi. ( Dede/Ray)
